5.Infiltrasi
Deskripsi Singkat
Infiltrasi dari segi hidrologi penting, karena hal ini menandai peralihan dari air permukaan yang bergerak cepat ke air tanah yang bergerak lambat dan air tanah. Kapasitas infiltrasi suatu tanah dipengaruhi oleh sifat-sifat fisiknya dan derajat kemampatannya, kandungan air dan permebilitas lapisan bawah permukaan, nisbi air, dan iklim mikro tanah. Air yang berinfiltrasi pada sutu tanah hutan karena pengaruh gravitasi dan daya tarik kapiler atau disebabkan juga oleh tekanan dari pukulan air hujan pada permukaan tanah.
Relevansi
Dengan mempelajari proses terjadinya dan faktor yang berpengaruh dalam proses infiltrasi terutama pada infiltrasi di bawah tegakan hutan, mahasiswa memahami berbagai fungsi penting dari hutan sebagai salah satu media untuk meningkatkan proses masuknya air ke dalam tanah sehingga peran hutan dalam mengendalikan aliran permukaan nampak lebih jelas. Dengan memahami proses dan cara pengukurannya, mahasiswa dapat melakukan analisis dan mendesain pembangunan/pengelolaan suatu kawasan hutan dengan memperhatikan peran proses infiltrasi di dalamnya.
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mempelajari bab ini mahasiswa akan mengerti dan memahami proses infiltrasi, faktor-faktor yang mempengaruhi, mampu melakukan pengukuran dan perhitungan untuk untuk analisis hidrologi suatu kawasan.
Pengertian
Infiltrasiadalah proses masuknya air dari permukaan ke dalam tanah. Perkolasi adalah gerakan aliran air di dalam tanah (dari zone of aeration ke zone of saturation). Infiltrasi berpengaruh terhadap saat mulai terjadinya aliran permukaan dan juga berpengaruh terhadap laju aliran permukaan (run off).
Faktor yang Berpengaruh Terhadap Laju Infiltrasi
Beberapa faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi laju infiltrasi adalah :
- Dalamnya genangan di atas permukaan tanah dan tebal lapisan yang jenuh.
- Kelembaban tanah
- Pemampatan tanah oleh curah hujan
- Penyumbatan oleh bahan yang halus (bahan endapan)
- Pemampatan oleh orang dan hewan
- Struktur tanah
- Tumbuh-tumbuhan
- Udara yang terdapat dalam tanah
- Topografi
- Intensitas hujan
- Kekasaran permukaan
- Mutu air
- Suhu udara
- Adanya kerak di permukaan.
Apabila faktor-faktor di atas dipisahkan maka akan terbagi menjadi 2 faktor pengaruh utama yaitu :
- Faktor yang mempengaruhi air untuk tinggal di suatu tempat sehingga air mendapat kesempatan untuk berinfiltrasi.
- Faktor yang mempengaruhi proses masuknya air ke dalam tanah.

Penghitungan Infiltrasi Menggunakan Rumus Horton
f = fc + ( fo - fc ) e-kt
Rumus ini berlaku apabila i > f
f = infiltration capacity at any time t
fc = the value of infiltration after it reaches a constant value
fo = infiltration capacity at the start
k = a constant
t = time from the beginning of precipitation

Contoh penghitungan infiltrasi :

Komentar dari heri
30 07 2007 | 12:54 am
infiltrasi buatan pernah di bahas belum ya?
jika kita buat model infiltasi buatan dengan beberapa lapisan tanah yang mudah dilalui seperti pasir/kerikil, berapa kedalaman genangan air yang efektif beserta dimensi minimalnya?? apalagi kalo ditambah dengan tumbuhan perdu?
Komentar dari heru s
26 08 2008 | 11:30 am
Mohon tanya, adakah angka infiltrasi tipikal untuk daerah karst. Atau persentasinya terhadap curah hujan. Tolong bantu dong, Makasih banget. Salam.
Komentar dari chamzawi
03 09 2008 | 5:26 pm
pak, jika bapak pernah menjumpai grafik hubungan infiltrasi vs waktu, untuk permukaan tanah lempung, pasir, mohon ditampilin diblognya pak ya… thanks
Komentar dari budi
04 12 2008 | 1:50 pm
terimakasih
Komentar dari budi
04 12 2008 | 1:51 pm
bagaimana laju infiltrasi di daerah yang tidak ada tegakan atau ada teh
Komentar dari syn susilawati
10 03 2009 | 8:19 am
Terimaksih atas info Infiltrasi, namun yang ingin saya ketahui adalah Infiltrasi pada kejadian Peristiwa Pembebasab Irian Barat
Terimakasih
Syn Susilawati
Tarakan Kaltim
Komentar dari tirta
18 03 2009 | 1:14 pm
bagaimana mutu air dapat mempengaruhi laju infiltrasi? dan maksud mutu air itu apakah sama dengan macam2 air yang masuk misalnya air lumpur?
Komentar dari muh.nathan
02 04 2009 | 2:04 pm
Mas Hatma,
gimana yaa..cara memperoleh nilai m (slop) yang nilainya -0,725/1,0 pada rumus di atas ?…makasih
Komentar dari muh.nathan
02 04 2009 | 2:06 pm
Mas Hatma,
gimana yaa..cara memperoleh nilai m (slop)yang nilainya -0,725/1,0 pada rumus di atas ?.. thanx..
Komentar dari muhammad nathan
02 04 2009 | 7:02 pm
yth pak Hatma,
mohon penjelasan, gimana cara memperoleh nilai slop (m) yang nilainya -0,725/1,0 pada contoh di atas?. Terimakasih sebelumnya..
Komentar dari h5
18 04 2009 | 8:29 pm
ijin copas u bahan tugas ya
Komentar dari midin
17 06 2009 | 2:10 pm
model percobaan untuk penghitungan kapasitas dan laju infiltrasi tanah kayak apa sich?
Komentar dari harjuni hasan
28 07 2009 | 4:42 am
Metode perlakukan apa yang dapat dilakukan terhadap tanah untuk menentukn laju sedimentasi ?
Komentar dari irnovia berliana pakpahan
28 09 2009 | 4:01 pm
Di kehutanan pelajari hidrologi jg ya? saya pikir hanya di teknik sipil bidang keairan aja pak. kalau di kehutanan hidrologi di pake di minat studi apa? kebetulan saya lg ngambil pascasarjana di UGM teknik sipil ( minat studi keairan).
Komentar dari Noviardi
23 12 2009 | 9:00 am
bisa g ditampilin perhitungan infiltrasi menggunakan metode killey ?
Komentar dari ari
19 01 2010 | 3:31 pm
mw nanya dong pak, apa pengaruh curah hujan pada besar infiltrasi?? ada formulasinya (rumus) gak y?
Komentar dari sadewo
12 04 2010 | 1:16 pm
masnya, saya anak KPJ UGM…mau neliti banjir…tp masih bingung msalah infiltrasi tanah…emmm,,,ada hubungannya ga ya antara kemiringan lereng ma infiltrasi tanah…ada grafik atau formulanya ga???
ao kira2 gman carane infiltrasi tanah dituruinin dari citra penginderaan jauh??? nuhun
Komentar dari yg trtmpn
09 06 2010 | 4:04 pm
cara mengatasi udara infiltrasi gmna??????
Komentar dari kevin
20 11 2010 | 7:47 pm
kenapa laju infiiltrasi dari menit ke menit nilinya berkurang?
Komentar dari ghigi
15 10 2011 | 6:26 am
laju infiltrasi berkurang tiap menitnya karena pori kapiler tanah telah terisi air sehingga menjadi lebih jenuh
pak, saya ingin bertanya kenapa yg digunakan perhitungan itu model Horton? tidak model Kurtiakov atau model Philip? apa keuntungannya pak?
Isi Form dibawah ini untuk berkomentar / bertanya